Jadi Potensi Tambahan Ekonomi

PT Ineda Gelar Pelatihan Pemberdayaan Bersama Kelompok Wanita Tani di Desa Titian Resak

Arinda yang merupakan Assistant Manager CSR GNI Plantation PT. Inecda saat menggelar Pelatihan Pemberdayaan bagi Kelompok Wanita Tani Binaannya di Desa Titian Resak, Kecamatan Seberida, Kabupaten Inhu

INHU--(KIBLATRIAU.COM)-- PT Inecda GNI Plantation menggelar Pelatihan Pemberdayaan bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Binaannya di Desa Titian Resak, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Rabu (20/5/2026).

Puluhan Ibu Rumah Tangga diberi pelatihan melalui Kelompok Wanita Tani di Desa Titian Resak.Kegiatan ini melibatkan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Seberida sebagai mitra pelaksana yang aktif di bidang pertanian dan lingkungan.

Kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan di Desa sekitar perusahaan bertajuk Program Pemberdayaan Perempuan melalui Kelompok Wanita Tani Karya Bersama dan KWT Bougenville di Desa Titian Resak yang menjadi binaan CSR PT. Inecda.

“Program pemberdayaan masyarakat ini diharapkan terus tumbuh sebagai bentuk kontribusi terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan di wilayah operasional Perusahaan, khususnya mendukung SDGs Tujuan 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dan Tujuan 5 tentang Kesetaraan Gender," ujar Assistant Manager CSR GNI Plantation PT. Inecda, Arinda, Rabu (20/5/2026).

Melalui pelatihan tersebut, menurut Arinda, anggota KWT diharapkan bisa mengolah lahan pertanian sehingga bisa mencukupi pangan keluarga dan menambah income bagi anggota.

“Sebagai bentuk dukungan nyata, PT. Inecda juga menyerahkan bantuan kepada KWT Karya Bersama dan KWT Bougenville, antara lain pagar, angkong, bibit sayuran dan perlengkapan lainnya untuk mendukung kegiatan kelompok tersebut,” paparnya.

Sementara itu, Sri yang merupakan Ketua KWT Bougenville, menyampaikan terimakasih banyak terhadap pelatihan dan bantuan yang telah diberikan.

“Terima kasih kepada PT. Inecda yang telah memfasilitasi pelatihan dan bantuan yang diberikan dan telah mengadakan pelatihan ini yang sangat bermanfaat bagi anggota KWT,” ujarnya.

Ia berharap, pelatihan ini semakin memberikan semangat para anggota untuk terus berinovasi dan dapat menjadi potensi tambahan ekonomi.

Kepala Balai Penyuluh Pertanian M. Yusuf menyampaikan Kegiatan pelatihan dan bantuan ini diyakini dapat menjadi stimulus bagi kelompok masyarakat seperti ibu rumah tangga, petani dan lansia untuk mengembangkan kapasitasnya secara mandiri, berdaya saing serta berkelanjutan.

Ditambahkan lagi, kedepannya, Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Seberida siap membina Kelompok Wanita Tani sampai berhasil dan mandiri. (Uya)

 


 


Berita Lainnya...

Tulis Komentar